Rata-rata Tinjauan Pemakai
Tidak ada ulasan untuk perusahaan ini
Bahasa: English Indonesia |
| Ultra Low Accelerometer ( ULSA) | |||||||||||
|
Pengukuran gelombang frekuensi rendah sangat diperlukan
terutama untuk monitoring dan proses pengukuran pada banyak industri. Studi retakan ( cracking) , analisa struktur, safety mining, gerakan tanah dan gempa termasuk didalamnya aktivitas gunung api adalah beberapa kajian yang memanfaatkan sifat gelombang frekuensi rendah. Adanya pergerakan tanah pada saat awal terjadi retakan pada bendungan atau jalan tol misalnya dapat mengeksitasi gelombang berfrekuensi rendah. Gelombang dalam rentang frekuensi ini dapat dikarakterisasi melalui sensor ULSA yang merupakan kombinasi antara akselerometer piezoelektik sangat sensitif dan ultra low-noise amplifier. Akselerometer ULSA adalah sensor gelombang seismik/ akselerometer dengan respon frekuensi rendah, sensitivitas output tinggi dan mempunyai noise sangat rendah. Sehingga sensor ini bermanfaat dalam pengukuran sinyal dengan karakteristik amplitudo dan frekuensi kecil yang biasanya ditemui dalam monitoring struktur dan vibrasi. Demikian juga dengan kajian gempa bumi misalnya, untuk monitoring sinyalnya harus menggunakan sensor dengan frekuensi dan noise rendah Akselerometer ULSA dapat mengukur level vibrasi sangat rendah sampai dengan rentang micro-g melalui desain ultra low-noise amplifier dan sensitifitas elemen sensor dengan massa sangat kecil yang tidak terdiri atas pergerakan koil sehingga terbebas dari gangguan medan magnet sekitar. Amplifier didesain untuk memaksimalkan kemampuan sensor akselerometer dengan kemampuan conditioning dan amplifikasi sinyal noise rendah melalui arus tetap 2.4 mA Spesifikasi Teknis: Dynamic: - Acceleration sensitivity, selectable 10, 100, 1000 V/ g - Velocity sensitivity 0.1, 1, 10 V/ in/ sec - Vibration range, max 0.5 g peak - Amplitude nonlinearity 1% - Frequency response: filter 100 Hz 450 Hz velocity - 10% 0.08 – 70 Hz 0.08 – 300 Hz - - 3dB 0.05 – 100 Hz 0.05 – 450 Hz 0.8 – 150 Hz - Transverse sensitivity, max 1% of axial Electrical: - Output impedance, max 2500W - Recommended load impedance > 250 KW - Maximum output voltage 5 V peak - Noise : Spectral 2 Hz 0.03 mg/ Hz 10 Hz 0.01 mg/ Hz 100 Hz 0.004 mg/ Hz - Grounding case isolated - Output connector: ULSA 2 pin, MIL-C-5015 style Amplifier BNC - Input connector ( Amplifier) Twin axial BNC - Power requirement ( Amplifier) Internal batteries Two 9 volt Alkaline Battery life > 75 hours Aplikasi: - Monitoring gempa bumi. - Studi getaran ( vibrasi) - dsb Keutamaan: - Ultra high sensitivity - Ultra low-noise electronics for clear signals at sub micro- g levels - Low frequency capable - Low pass filtered to eliminate high frequencies Info lebih detil silahkan email ke hlkhairy[ at] yahoo.com
| |||||||||||